Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Maret 2014

Manfaat Daun Kejibeling

Manfaat Keji Beling dan Segala Khasiat Daun Keji Beling
Manfaat Keji Beling  dan Segala Khasiat Daun Keji Beling
Daun Keji Beling
Daun Keji Beling
Keji beling atau orang jawa menyebutnya dengan nama “sambang geteh”, sementara di tanah pasundan dikenal dengan sebutan “remek daging”, “reundeu beureum”, dan orang ternate menyebutnya dengan nama “lire”.
  • Keji Beling: (Stachytarpheta mutabilis, Vahl.)
  • Sinonim : Strobilantes crispus, Bl. Sericocalyx crispus, (Linn.), Bremek.
  • Familia : Acanthaceae
Keji Beling (Stachytarpheta mutabilis) adalah suatu jenis tumbuhan yang berbatang basah dan sepintas lalu menyerupai rumput berbatang tegak. Di Jawa tanaman ini banyak terdapat di pedesaan yang tumbuh sebagai semak. Keji Beling yang mempunyai nama latin Strobilanthes crispus Bl atau Sericocalyx crispus (L.) ini mudah berkembang biak pada tanah subur dan agak terlindung serta pada tempat terbuka yang mempunyai ketinggian 1 - 1.000 m di atas permukaan laut.


Tumbuhan Strobilanthes crispus tergolong tumbuhan semak, biasanya hidup menggerombol namun karena yang saya ambil di rumah sengaja ditanam maka tumbuh dengan teratur atau dapat dikatakan tidak menggerombol, tinggi 1-2 meter pada tumbuhan dewasa. Morfologi dari tumbuhan Strobilanthes crispus yaitu memiliki batang beruas, bentuk batangnya bulat dengan diameter antara 0,12 - 0,7 cm, berbulu kasar, percabangan monopodial. Kulit batang berwarna ungu dengan bintik-bintik hijau pada waktu muda dan berubah jadi coklat setelah tua. Tergolong jenis daun tunggal, berhadapan, bentuk daunnya bulat telur sampai lonjong, permukaan daunnya memiliki bulu halus, tepi daunnya beringgit, ujung daun meruncing, pangkal daun runcing, panjang helaian daun berkisar ± 5 - 8 cm, lebar ± 2 - 5 cm, bertangkai pendek, tulang daun menyirip, dan warna permukaan daun bagian atas hijau tua sedangkan bagian bawah hijau muda. Bunganya tergolong bunga majemuk, bentuk bulir, mahkota bunga bentuk corong, benang sari empat, dan warna bunga putih agak kekuningan. Strobilanthes crispus memiliki buah berbentuk bulat, buahnya jika masih muda berwarna hijau dan setelah tua atau masak berwarna hitam. Untuk bijinya berbentuk bulat, dan ukurannya kecil. Sistem perakarannya tunggang, bentuk akar seperti tombak, dan berwarna putih.

Tanaman keji beling (Strobilanthes crispus) adalah tanaman terna yang biasa ditanam masyarakat sebagai tanaman pagar, bisa tumbuh hampir diseluruh wilayah Indonesia. Tanaman ini juga sebagai tanaman herba liar hidup menahun yang banyak manfaatnya bagi kesehatan dalam penyembuhan beberapa penyakit. Dalam bahasa lokal keji beling dikenal dengan sebutan : ngokilo, enyah kilo, keci beling (Jawa), picah beling (Sunda). Dari berbagai penelitian diketahui tanaman keji beling mengandung zat-zat kimia antara lain : kalium, natrium, kalsium, asam silikat, alkaloida, saponin, flavonoida, dan polilenoi. Kalium berfungsi melancarkan air seni serta menghancurkan batu dalam empedu, ginjal dan kandung kemih. Natrium berfungsi meningkatkan cairan ekstraseluler yang menyebabkan peningkatan volume darah. Kalsium berfungsi membantu proses pembekuan darah, juga sebagai katalisator berbagai proses biologi dalam tubuh dan mempertahankan fungsi membran sel. Sedangkan asam silikat berfungsi mengikat air, minyak, dan senyawa-senyawa non-polar lainnya.

Khasiat Keji Beling
Manfaat Keji Beling
Tumbuhan ini memiliki banyak mineral seperti kalium, kalsium, dan natrium serta unsure mineral lainnya. Disamping itu juga terdapat asam silikat, tannin, dan glikosida.

Kalium pekat yang terkandung dalam keji beling bisa meluruhkan batu ginjal dan batu empedu. Unsur-unsur yang terkandung dalam daun keji beling yang bersifat diuretic dapat memperlancar sekresi gula dalam darah, menghancurkan gumpalan kholesterol dalam darah, membantu memperlancar proses pembuangan tinja yang keras sehingga bisa berfungsi sebagai pencahar. Disamping itu kandungan anti racun yang disinyalir terdapat dalam daun keji beling dapat menyembuhkan sakit akibat gigitan ular berbisa atau semut hitam. Ternyata manfaat tanaman ini sungguh luar biasa. Patut dilestarikan. Semoga sangat bermanfaat

Ciri-ciri tanaman herbal keji beling / sambang getih :
  • Batang : batang basah berbaring tingginya bisa mencapai 1/4 m.
  • Daun: Bagian atas berwarna hijau dan bawah berwarna ungu termasuk juga tulang-tulang daunnya. Tangkai daun panjang, berbulu berhadapan pada pangkalnya, berbentuk telur lebar atau berbentuk jantung, pada pangkalnya membulat atau berbentuk jantung, ukuran daun 7 x 4 cm, bagian tepi bergerigi dan kasar.
  • Bunga : Bunga tanaman herbal keji beling ini kecil, tunggal atau berdua diketiak daun pelindung.
Manfaat dan Khasiat Keji Beling sebagai obat disentri, diare (mencret) dan obat batu ginjal serta dapat juga sebagai penurun kolesterol. Daun tanaman ini selain direbus untuk diminum airnya, juga dapat dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.

Daun keji beling juga kerap digunakan untuk mengatasi tubuh yang gatal kena ulat atau semut hitam, caranya dengan cara mengoleskan langsung daun keji beling pada bagian yang gatal tersebut. Untuk mengatasi diare (mencret), disentri, seluruh bagian dari tanaman ini direbus, selama lebih kurang setengah jam, kudian airnya diminum. Sama juga prosesnya untuk mengobati batu ginjal.

Sering kita dengar, banyak orang disekitar lingkungan kita yang menderita penyakit akut harus menjalani operasi supaya penyakit yang diderita bisa hilang dan dapat menjalani hidup dengan sehat seperti biasa. Namun hal itu tidak semua orang mau dan dapat menjalaninya karena beberapa faktor, seperti, faktor usia yang sudah lanjut, faktor biaya, faktor kesehatan yang tidak mengijinkan, dan faktor-faktor yang lainnya.

Daun keji beling juga dapat mengatasi kencing manis dengan cara dimakan sebagai lalapan secara teratur setiap hari. Demikian pula untuk mengobai penyakit lever (sakit kuning), ambien (wasir) dan maag dengan cara dimakan secara teratur.

Resep tradisional Keji Beling untuk pengobatan:
  1. Kencing batu: Daun Keji beling 1 gram; daun tembuyung 10 gram; Air 100 ml, Dibuat infus; diseduh; dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml; Apabila dipipis diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir
  2. Kencing kurang lancar: Daun segar 25 gram dicuci bersih lalu direbus dengan 2 gelas air bersih selama 15 merit. Setelah dingin disaring lalu minum sekaligus. Lakukan pada pagi atau siang hari.
  3. Batu kandung kencing: Segenggam daun keji beling dan 1 tongkol jagung muda dicuci, lalu direbus dengan 2 liter air bersih sampai tersisa 1 liter. Setelah dingin disaring, lalu diminum. Lakukan pagi dan sore hari, masing-masing I/2 gelas.
  4. Batu kandung empedu: Daun keji beling segar 5 lembar, daun ungu segar 7 lembar, dicuci bersih lalu di rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas Minum seperti teh
  5. Kencing manis: Daun segar 20 ‑ 50 gram, direbus dengan 6 gelas air sampai tersisa 3 gelas, dinginkan, disaring. Minum 3 kali 1 gelas per hari.
  6. Batu ginjal: Daun keji Beling 50 gram, meniran segar 7 batang, daun ungu 7 lembar. Dicuci dulu direbus dengan 4 gelas air sampai menjadi 2 gelas dinginkan, saring, minum 3 kali 2/3 gelas per hari. atau Daun keji beling 5 lembar, daun tempuyung segar 5 lembar tongkol jagung 6 buah, dicuci lalu direbus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 2 ¼ gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 3 kali minum, habis dalam sehari. Lakukan setiap hari sampai rasa sakit menghilang.
  7. Sembelit: Ambil 1/2 genggam daun keji beling segar, cuci bersih lalu direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum.
  8. Wasir: Daun segar 20 ‑ 50 gram, di rebus dengan 6 gelas air sampai tersisa 3 gelas, dinginkan, saring. Minum 3 kali 1 gelas per hari.
  9. Tumor: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar. Cara pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur. Pantangan: Ikan Asin, cabai, tauge, sawi putih, kangkung, nanas, durian, lengkong, nangka, es, alkohol dan tape, limun dan vitzin.
  10. Diabetes mellitus: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar. Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.
  11. Liver (sakit Kuning): Daun Keeji Beling mentah dan segar 3 lembar. Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur. Pantangan: makanan yang mengandung lemak.
  12. Kolesterol tinggi: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar. Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur. Pantangan: makanan yang berlemak.
  13. Maag: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar. Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur. Pantangan: makanan pedas atau asam.
  14. Kena Bisa Ulat dan Semut Hitam: Daun Keji Beling mentah dan segar 1 lembar. Cara Pemakaian: digosokkan pada bagian tubuh yang gatal hingga daun tersebut mengeluarkan air dan hancur. Dilakukan 2 kali setelah berselang 2 jam.
  15. obat disentri, diare. Keji beling atau orang jawa menyebutnya dengan nama “sambang geteh”. Tumbuhan ini memiliki banyak mineral seperti kalium, kalsium, dan natrium serta unsure mineral lainnya. Disamping itu juga terdapat asam silikat, tannin, dan glikosida. Kegunaannya sebagai obat disentri, diare (mencret) dan obat batu ginjal serta dapat juga sebagai penurun kolesterol. Untuk mengatasi diare (mencret), disentri, seluruh bagian dari tanaman ini direbus, selama lebih kurang setengah jam, kudian airnya diminum. Sama juga prosesnya untuk mengobati batu ginjal. Daun keji beling juga dapat mengatasi kencing manis dengan cara dimakan sebagai lalapan secara teratur setiap hari.
  16. untuk mengatasi gatal, daun tanaman ini selain direbus untuk diminum airnya, juga dapat dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur. Daun keji beling juga kerap digunakan untuk mengatasi tubuh yang gatal kena ulat atau semut hitam, caranya dengan cara mengoleskan langsung daun keji beling pada bagian yang gatal tersebut.

khasiat daun kejibeling yang dapat "menghilangkan" Batu Empedu. 
Semoga informasi ini dapat menjadi solusi bagi Anda yang sedang mencari solusi dengan pengobatan tradisional.

Dengan komposisi resep sebagai berikut:
Resep 1
• 7 lembar daun kejibeling
• 25 lembar daun kumis kucing
• 3 batang meniran
• 1/2 genggam rambut jagung
Resep 2
• 11 lembar daun sendokan (ki urat)
• 25 lembar daun kumis kucing
• 5 lembar daun kejibeling
• 5 lembar daun wungu
Cara meramu
Setelah semua bahan di cuci, rebuslah dalam 4 gelas air bersih. Biarkan hingga mendidih dan air tersisa 3 gelas. Air rebusan itu diminum setiapkali usai makan (3 kali sehari) masing-masing ½ gelas selama sebulan dan kemudian hentikan meminum ramuan tradisional tersebut. Selang 3 hari kemudian resep tersebut dapat Anda konsumsi lagi.

Dari ramuan itu keji beling memegang peranan penting. Sebab, ia mampu menghancurkan batu empedu. Batu ini terbentuk dari proses biokimiawi antara pigmen empedu, kalsium, dan kolesterol. Seluruhnya terletak didalam kandung atau saluran empedu. Penyebabnya antara lain karena hambatan aliran cairan empedu dan terjadinya perubahan susunan cairan empedu dan terjadinya perubahan susunan cairan empedu.

Untuk mempercepat pernyembuhan ambil 1 lembar daun mengkudu atau sirih. Sesudah diolesi minyak kelapa panaskan daun tersebut hingga layu dan tempelkan di bagian yang sakit.

Anjuran
Jenis makanan berikut tabu untuk dikonsumsi. Minuman beralkohol, kopi dan teh kental, susu, air es, makanan berlemak, masakan bersantan, pedas, dan asam, serta jeroan. Demikian juga dengan sayuran dan buah yang menimbulkan gas (kol, durian, nangka). Semua jenis ikan laut dan tawar-selain yang tanpa sisik seperti lele-pun harus anda jauhi.

Selain kedua jenis makanan itu, Anda juga harus mementang daging lantaran susah di cerna dan makanan bercuka. Upayakan selalu mengenakan pakaian hangat. Hindari pula memijat dibagian hati.

Perbanyak mengkonsumsi jagung muda yang disayur bening, sawi, dan daun singkong. Sayuran itu mempermudah buang air besar. Minimal ½ gelas air nenas per hari sebaiknya Anda konsumsi.

Khusus penderita batu empedu sekaligus diabetes melitus, tambahkan beberapa lembar daun salam. Selain sebagai penyedap, salam juga penurun kadar gula dalam darah. Luka yang tak kunjung sembuh, pada penderita diabetes mellitus, segera obati dengan meneteskan madu dan tutup dengan daun sirih. Ulangi cara itu 3 kali sehari. 
Selamat mencoba, semoga resep di atas menjadi obat alternatif bagi anda sekeluarga.


Senin, 10 Maret 2014

Manfaat air Kelapa

Manfaat Air Kelapa
Manfaat Air Kelapa benar-benar sangat banyak sekali terutama untuk berbagai macam penyakit tertentu. bahkan kelapa muda sekarang-sekarang ini banyak sekali yang menggemarinya dari berbagai usia,anak kecil sampai ke orang dewasa. apalagi kalau di campur susu sama es di minumnya pada siang hari rasanya begitu nikmat sekali seger langsung ke badan. bahkan selain rasanya yang nikmat air kelapa juga memiliki banyak sekali manfaatnya diantaranya adalah ION atau menggantikan cairan tubuh yang hilang. apalahi kalau cuacanya sedang panas sekali sehingga air kelapa muda itu dapat memulihkan cairan pada tubuh orang tersebut yang mengkonsumsinya. Bahkan selain buahnya,air kelapa tersebut memiliki manfaat yang sungguh sangat tidak terduga atau tidak percaya. 

Manfaat Air Kelapa Muda 
Ada Beberapa Manfaat Air Kelapa Untuk Tubuh Kita Diantaranya Sebagai Berikut : 

  • Dapat menormalkan atau menetralkan racun dalam tubuh 
  • Dapat menjaga fungsi pencernaan dalam tubuh 
  • Dapat mengurangi kolesterol jahat 
  • Dapat membantu melarutkan batu ginjal 
  • Dapat membuat kulit bercahaya 
  • Dapat menghilangkan rasa kelelahan 
  • Dapat mengobati demam berdarah 
  • Mampu mengobati cacingan pada anak-anak 
Hidup Sehat itu sangat penting sekali tentunya dengan meminum air kelapa muda dapat membantu dalam menjaga kesehatan pada tubuh karena memiliki banyak sekali manfaatnya seperti penjelasan yang diatas. 

Kandungan gizi dan Manfaat Air Kelapa Muda
Manfaat air kelapa ini sangat bervariasi,bahkan buah kelap yang sudah tua mengandung kalori yang sangat tinggi, bahkan sebesar 359 kal per 100 gram, Selain itu daging kelapa setengah tua dapat mengandung kalori 180 kal per 100 gram dan daging kelapanya juga dapat mengandung kalorisebesar 68 kal per 100 gram. Sedangkan nilai kalori rata-rata yang terdapat pada air kelapa berkisar 17 kalori per 100 gram.

Manfaat buahnya juga sangat besar sekali, termasuk pada buah kelapa.adapun mineral yang terkandung pada air kelapa adalah zat besi,fosfor dan gula yang terdiri dari glukosa,fruktosa dan sukrosa. Bahkan kadar air yang terdapat dalam buah kelapa sejumlah 95,5 gram dari setiap 100 gram. 



Gejala Penyakit Batu Ginjal

Gejala Penyakit Batu Ginjal, Penyebab dan Pengobatan
Pada artikel ini kita akan membahas gejala penyakit batu ginjal, penyebab, faktor risiko, jenis-jenis batu ginjal serta cara pengobatannya. Batu ginjal (renal lithiasis) adalah gumpalan kecil dan keras yang terbentuk di dalam ginjal anda.

Batu ginjal terbentuk dari mineral dan asam garam. Batu ginjal dapat disebabkan oleh berbagai hal. Pada skenario yang umum, batu ginjal terbentuk ketika urin berkonsentrasi, mineral mengkristal dan menggumpal.
Penyakit Batu Ginjal
Sakit batu ginjal biasanya dimulai pada sisi tubuh atau punggung, di bawah pinggul serta bergerak ke perut bagian bawah dan pangkal paha. Rasa nyeri berubah seiring dengan pergerakan batu ginjal pada saluran urin.

Batu ginjal biasanya tidak menyebabkan kerusakan permanen. Pengobatan rasa sakit dan minum banyak air merupakan bagian dari pengobatan yang sering dibutuhkan. Bagaimanapun, pengobatan dapat membantu mencegah terbentuknya batu ginjal pada mereka dengan peningkatan risiko.

Batu ginjal dapat ataupun tidak menyebabkan tanda dan gejala sampai batu tersebut bergerak di dalam ureter –pipa yang menghubungkan ginjal dan kandung kemih. Pada satu titik, tanda dan gejala yang dapat terjadi adalah:
  • Nyeri yang parah pada sisi tubuh atau punggung, di bawah pinggul
  • Nyeri yang menyebar ke bagian bawah tubuh dan pangkal paha
  • Nyeri pada saat buang air kecil
  • Urin berwarna pink, merah atau coklat
  • Mual dan muntah
  • Sering buang air kecil
  • Demam dan menggigil saat infeksi terjadi

Penyebab & Faktor Risiko

1. Penyebab

Batu ginjal sering tidak terdefinisikan dengan satu penyebab. Beberapa faktor yang sering berkombinasi, membuat kondisi dimana seseorang rentan mengalami batu ginjal.

Batu ginjal terbentuk ketika komponen urin –cairan dan berbagai mineral dan asam- hilang keseimbangan. Ketika hal ini terjadi, urin anda terdapat lebih banyak zat yang mengkristal, seperti kalsium, oxalate dan uric acid, daripada cairan. Pada saat yang sama, pada urin anda terdapat zat yang mengkristal dan menggumpal sehingga terbentuk batu ginjal. Hal ini membuat kondisi dimana batu ginjal lebih mungkin terbentuk.

2. Faktor risiko

Faktor risiko yang dapat meningkatkan batu ginjal terjadi antara lain:
  • Memiliki seseorang dalam keluarga dengan kasus batu ginjal
  • Mereka yang berusia 40 tahun keatas, meskipun batu ginjal dapat terjadi pada usia berapapun
  • Laki-laki lebih cenderung mengalami batu ginjal
  • Dehidrasi
  • Makanan tertentu yang tinggi protein, tinggi sodium dan gula dapat meningkatkan risiko beberapa jenis batu ginjal
  • Obesitas
  • Memiliki penyakit atau operasi pada saluran pencernaan
  • Kondisi medis lain, antara lain renal tubular acidosis, cystinuria, hyperparathyroidism dan infeksi saluran urin tertentu

Jenis-jenis batu ginjal dan cara pencegahan

Jenis-Jenis Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal memiliki beberapa jenis berdasarkan sumber pembentuknya.

1. Batu kalsium

Banyak batu ginjal adalah batu kalsium yang biasanya berbentuk kalsium oxalate. Kadar oxalate yang tinggi dapat ditemukan pada beberapa buah dan sayuran, kacang dan coklat. Hati anda juga menghasilkan oxalate. Makanan, vitamin D dosis tinggi, operasi saluran pencernaan dan beberapa kelainan metabolisme dapat meningkatkan konsentrasi kalsium atau oxalate pada urin. Batu kalsium juga dapat terjadi dalam bentuk kalsium fosfat.

2. Batu struvite

Batu struvite terbentuk sebagai respon terhadap infeksi, seperti infeksi saluran urin. Batu struvite dapat berkembang dengan cepat dan menjadi cukup besar.

3. Batu uric acid

Ini terbentuk pada mereka yang mengalami dehidrasi, mereka yang makan makanan tinggi protein dan mereka yang memiliki encok. Faktor genetik tertentu dan kelainan pada jaringan penghasil darah juga dapat membuat anda cenderung mengalami batu uric acid.

4. Batu cystine

Batu ginjal jenis ini memiliki kasus yang sedikit. Batu ini terbentuk pada mereka yang memiliki kelainan secara turun temurun yang menyebabkan ginjal menghasilkan asam amino (cystinuria) tertentu dalam jumlah banyak.

5. Batu lainnya

Kasus batu ginjal langka lainnya juga dapat terjadi.

Mengetahui jenis batu ginjal yang anda alami dapat membantu anda mengerti apa yang menyebabkan batu ginjal terbentuk dan dapat memberikan petunjuk apa yang dapat anda lakukan untuk mengurangi risiko mengalami batu ginjal.
Pencegahan Penyakit Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal bisa dicegah dengan membiasakan diri mempraktekan pola hidup sehat. Lebih jelasnya seperti poin-poin di bawah ini:
  • Perubahan gaya hidup:
  • Minum cukup air setiap hari
  • Makan lebih sedikit makanan kaya oxalate, seperti bayam, ubi, teh, cokelat dan produk kedelai
  • Memilih makanan yang rendah garam dan protein hewani
  • Makan makanan kaya kalsium, akan tetapi membatasi penggunaan suplemen kalsium

Oke, itu dia informasi yang bisa saya berikan mengenai gejala penyakit batu ginjal, penyebab dan cara pencegahannya. Di artikel selanjutnya saya akan membahas tentang cara mengobati batu ginjal. Baca juga artikel sebelumnya tentang
gejala gagal ginjal akut dan gejala gagal ginjal kronis.

Dari berbagai sumber

Selasa, 04 Maret 2014

Manfaat alang-alang

Ternyata Alang-alang Mengandung Banyak Manfaat
Tumbuhan alang-alang atau ilalang lebih banyak kita kenal sebagai tumbuhan pengganggu atau gulma. Tumbuhan ini seperti padi tapi tidak memiliki biji. Ternyata tumbuhan yang satu ini banyak manfaatnya, asal tahu cara mengolahnya.
Selama ini Masyarakat yang risih dengan ilalang biasanya membakar tanaman dan rerimbunan lain, atau membabatnya habis. Tetapi jika akarnya masih tertancap kuat di dalam tanah, upaya ini sebenarnya sia-sia. Ia akan tumbuh lagi dan meninggi.
Kandungan Kimia Alang-alang
Hasil penelitian tentang tanaman ini menyebutkan bahwa alang-alang mengandung mannitol, glukosa, asam malic, asam sitrat, coixol, arundoin, silindrin, fernerol, simiarenol, anemonin, esin, alkali, saponin, taninin, dan polifenol.
Dengan kandungan-kandungan itu, alang-alang bersifat antipiretik (menurunkan panas), diuretik (meluruhkan kemih), hemostatik (menghentikan pendarahan), dan menghilangkan haus.dan membuat adem.
Khasiat alang-alang :
Bagian yang digunakan untuk obat medis adalah akarnya. Kenyataannya, akarnya dapat digunakan untuk menurunkan temperatur, melancarkan urin, menghentikan pendarahan, dan sebagai obat untuk pendarahan pada hidung, memuntahkan darah, gonorea (kencing nanah), hepatitis, infeksi ginjal.
Cara mengolah alang-alang: Akar pohon alang-alang yang direbus dengan air secukupnya dan diminum setelah air rebusan sisa setengah serta dibiarkan menjadi dinginKalau diperlukan,boleh dicampur dengan sedikit gula merah (Gula Jawa) atau dengan sedikit madu.
Menurut Profesor Hembing, ahli pengobatan tradisional dan akupunktur, alang-alang berkhasiat sebagai obat untuk berbagai gangguan kesehatan, seperti: batu ginjal, infeksi ginjal, kencing batu, batu empedu, buang air kecil tidak lancar atau terus-menerus, air kemih mengandung darah, prostat, keputihan, batuk rejan, batuk darah, mimisan, pendarahan pada wanita, demam, campak, radang hati, hepatitis, tekanan darah tinggi, urat saraf melemah, asma, radang paru-paru, jantung koroner, gangguan pencernaan, diare, dll.
Jika ingin dijadikan obat untuk berbagai penyakit anda bisa memprosesnya sendiri dengan mudah, seperti contoh dibawah ini:
  • Alang – Alang untuk obat Radang Ginjal Akut caranya: Ambil dan cuci sampai bersih 60-120 gram akar segar, lalu dipotong-potong seperlunya dan rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa hanya tinggal 1 gelas. Setelah itu diminum untuk 2 sampai 3 secara rutin.
  • Alang – Alang untuk obat Muntah Darah caranya: 30 – 60 gram akar segar dari alang – alang dicuci bersih, lalu dipotong-potong seperlunya dan rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa hanya tinggal 1 gelas. Dapat diminum setelah dingin.
  • Alang – Alang untuk obat Kencing Nanah caranya: 300 gram akar segar dari alang – alang dicuci bersih, dipotong-potong seperlunya, lalu direbus dalam 2.000cc air bersih sampai tersisa tinggal 1.200cc, tambahkan gula batu secukupnya. Setelah itu dibagi menjadi 3 kali minum sebagai teh. Selama sepuluh hari.
  • Alang – Alang untuk obat Mimisan caranya: akar segar dari alang – alang dicuci bersih, lalu ditumbuk dan diperas airnya sampai terkumpul 100cc setelah itu langsung diminum. Atau bisa juga dengan cara: ambil 30 gram akar segar dari alang – alang dicuci bersih, setelah itu direbus dalam 3 gelas air sampai tersisa hanya tinggal 1 gelas dan dapat lansung diminum.
Diatas tersebut adalah beberapa contoh dari penggunaan alang – alang sebagai obat.
(Dari beberapa sumber)
http://lamalifherbal.com/wp-content/uploads/2011/11/alang-alang-250×187.jpg








Manfaat Khasiat Daun Kumis Kucing Dan Cara Meramunya:

Daun kumis kucing satu genggam direbus dengan air 2 gelas, sisakan satu gelas. Kalau akan tidur malam minumlah satu gelas, tujuanya untuk mengobati:
a. Mengobati kencing batu (menghancurkan batu-batu ginjal)
b. Untuk melancarkan air kencing
c. Mengobati sakit pinggang
d. Mengobati darah tinggi
e. Mengobati diabetes militus

Untuk memperlancar pengeluaran air kemih
  • Siapkan kumis kucing kira-kira 30 gram
  • Akar Alang-alang 30 gram
  • Meniran 30 gram
  • Cuci bersih kesemua ramuan tersebut
  • Rebus kesemua ramuan tersebut diair sebanyak tiga gelas sampai airnya berkurang menjadi 1,5 gelas
  • Minum ramuan tersebut 3x sehari dan setiap minum ½ Gelas

Mengobati batu ginjal
  • Siapkan Daun kumis kucing 25 gram
  • Daun ngokilo 25 gram
  • Daun keji beling, dicuci 25 gram
  • Daun meniran dengan akarnya 25 gram
  • Kesemua ramuan tersebut rebus dengan air sebanyak empat gelas sampai mendidih
  • Minum sampai habis air ramuan tersebut dalam sehari

Untuk mengobati batu ginjal anda juga dapat mencoba cara yang lain, yaitu :
  • Siapkan daun kumis kucing yang masih segar 3 genggam
  • Daun keji beling 5 lembar
  • Cuci sampai bersih kesemua ramuan tersebut
  • Kedua ramuan tersebut rebus dengan kapasitas air dua gelas sampai mendidih,
  • Minum rebusan ramuan tersebut 2x sehari pagi dan sore selama 10 hari, setelah sepuluh hari ganti dengan meminum rebusan jagu muda 1x sehari.

Kandungan zat Daun Kumis Kucing:
Daun kumis kucing mengandung senyawa kalsium, glukosida, minyak atsiri, sapotonin, ortosifonida, serta senyawa flaron, seperti sinan setin, eupatorin, seutellarein, tetrametil eter, salvigenin, dan rhamnazim.

Itulah rangkuman
manfaat daun kumis kucing serta khasiat kumis kucing, yang sangat berguna untuk menjaga kesehatan tubuh manusia.

Terimah kasih, semoga bermanfaat untuk anda

Selasa, 05 Februari 2013

Lirick Qasidah

Lirik Qasidah

Ya Nabi Salam ’Alaika

Ya Nabi Salam ’Alaika
Ya Rasul Salam ’Alaika
Ya Habib Salam ’Alaika
Sholawatullah ’Alaika

Asyroqol Badru ’Alaina
Fakhtafat Minhul Buduruu
Mitsla Husnik Maa Ro’aina
Khottu Ya Wajha Sururii

Ya Nabi Salam ’Alaika
Ya Rasul Salam ’Alaika
Ya Habib Salam ’Alaika
Sholawatullah ’Alaika

Anta Syamsun Anta Badrun
Anta Nuurun Fauqo Nuuri
Anta Iksiru Wagholi…
Anta Misbahus Shuduri

Ya Nabi Salam ’Alaika
Ya Rasul Salam ’Alaika
Ya Habib Salam ’Alaika
Sholawatullah ’Alaika

Ya Habibi Ya Muhammad
Ya ’Arusal Khofiqoini
Ya Muayyad Ya Mumajaad
Ya Imamal Qiblataini

Ya Nabi Salam ’Alaika
Ya Rasul Salam ’Alaika
Ya Habib Salam ’Alaika
Sholawatullah ’Alaika


Ya Thoybah

Ya Thoybah Ya Thoybah
Ya Dawal Ayaana…
Isytaqnalik (Wal Hawa Nadaana 2x)

Ya Thoybah Ya Thoybah
Ya Dawal Ayaana…
Isytaqnalik (Wal Hawa Nadaana 2x)

Ya ’Ali Yabn Abi Tholib
Minkumul Masdarul Mawahib
Ya Turo Hal ’Uro Li Haajib
’Indakum (Afdholul Ghilmana 2x)

Ya Thoybah Ya Thoybah
Ya Dawal Ayaana…
Isytaqnalik (Wal Hawa Nadaana 2x)

Astadil Hasan Wal Husaini
’Ilanna Biqurrot ’Aini
Ya Syabbal balul Jannataini
Jaddukum Shohibul Qur’ana 2x)

Ya Thoybah Ya Thoybah
Ya Dawal Ayaana…
Isytaqnalik (Wal Hawa Nadaana 2x)

Ya Thoybah Ya Thoybah
Ya Dawal Ayaana…
Isytaqnalik (Wal Hawa Nadaana 2x)


Ya Robbi bil Musthofa

Ya Robbibil Musthofa
Balighmaqosidana Waghfirlanaa
Mamadho Ya Wasyi’al Karomi

Muhammadun Sayyidul Kaunaini
Watsaqolaini Walfariqoini Min ’Urbin
Wamin ’Ajami

Maulaya Sholli Wa Salim Da iman Abada
‘Alan Nabiyyi Wa ’Alil baitikullihimi

Ya Rasulallah Salamun ’Alaika
Ya Rofi ’Asyani Waddaroji

Ahlul Baitil Musthofa Thuhuri
Hum Amanul Ardhi Faddakiri

Ya Rasulallah Salamun ’Alaika
Ya Rofi ’Asyani Waddaroji

Robbi Fanfa’na bibarkati
Wahdinal Husna bihurmatihim

Ya Robbibil Musthofa
Balighmaqosidana Waghfirlanaa
Mamadho Ya Wasyi’al Karomi

Huwal Habibulladzi Turjan Syafa’atuhu
Likulli Haulan Minal Awali Mukhtaqomi

Maulaya Sholli Wa Salim Da iman Abada
‘Alan Nabiyyi Wa ’Alil baitikullihimi

Ya Robbibil Musthofa
Balighmaqosidana Waghfirlanaa
Mamadho Ya Wasyi’al Karomi


Bismillah

Bismillah Ya Allahu Ya Karim
Bismillah Ya Allahu Ya Rohim
Bismillah Bismillah Bismillah
Bismillah Tawakaltu ’AlaAllah
Bismillah Bismillah Bismillah

Bismillah Tawassalna Billah (2x)
Bimillah Tawakkalna ’AlaAllah
Bismillah Bismillah Bismillah

Ya Allahu Ya Manaanu Ya Karim
Ya Allahu Ya Rohmanu Ya Rohim
Ya Allah Ya Allah Ya Allah
Ya Allahu Ya Fattahu Ya Kholiq
Ya Allah Ya Allah Ya Allah

Bismillah Tawassalna Billah (2x)
Bimillah Tawakkalna ’AlaAllah
Bismillah Bismillah Bismillah

Ya Allahu Sattaru Ya Khobir
Ya Allahu Qohharu Ya ’Aziiz
Ya Allah Ya Allah Ya Allah
Ya Allahu Ghoffaru Ya Nashiib
Ya Allah Ya Allah Ya Allah

Bismillah Tawassalna Billah (2x)
Bimillah Tawakkalna ’AlaAllah
Bismillah Bismillah Bismillah

Ya Allahu Ya ’Alaamu Ya Khobir
Ya Allahu Ya Wahaabu Ya Majid
Ya Allah Ya Allah Ya Allah
Ya Allah Ya Rohmanu Ya Rohim
Ya Allah Ya Allah Ya Allah

Bismillah Tawassalna Billah (2x)
Bimillah Tawakkalna ’AlaAllah
Bismillah Bismillah Bismillah


Lil Abi Wal Ummi

Allahumma Sholli Wa Salim ’Alaa
Sayyidina Muhammadin
Adaddama Fil ’Ilmillahi Sholata
Daimata Bidawamin Mulkillahi

Lil Abi Wal Ummi Huququn Wajibun
Antal Minal Anna Biha Mutholabun
Innadaya Kafashri’u Murobbiya…
Waaghfiru Inkhotafaka Mushliyan

Allahumma Sholli Wa Salim ’Alaa
Sayyidina Muhammadin
Adaddama Fil ’Ilmillahi Sholata
Daimata Bidawamin Mulkillahi

Allahumma Sholli Wa Salim ’Alaa
Sayyidina Muhammadin
Adaddama Fil ’Ilmillahi Sholata
Daimata Bidawamin Mulkillahi

’Alaika Antal Taftahilla Allahumma
Maghma Yakun Malan Yakunu
Walaisal inti tahlufi fi’ili faqood
Ma Adasa Bidwaliu Fissaqor

Allahumma Sholli Wa Salim ’Alaa
Sayyidina Muhammadin
Adaddama Fil ’Ilmillahi Sholata
Daimata Bidawamin Mulkillahi

Allahumma Sholli Wa Salim ’Alaa
Sayyidina Muhammadin
Adaddama Fil ’Ilmillahi Sholata
Daimata Bidawamin Mulkillahi


Sidnan Nabi

Sidnan Nabi Sidnan Nabi Sidnan Nabi
Sidnan Nabi Sidnan Nabi Sidnan Nabi
Sidnan Nabi Sidnan Nabi Sidnan Nabi
(Sidi Muhammad Amin Khubtsi
Habibin Nabi 2x)

Ahmadukallahumma Hamdan Mustamir
’Adda Athoyakallati Latan Hashier
Musholliyan Alaa Khitamil Anbiyaa
(Wal ‘Ali Washohobil Hudatil Athqiyaa 2x)

Sidnan Nabi Sidnan Nabi Sidnan Nabi
Sidnan Nabi Sidnan Nabi Sidnan Nabi
Sidnan Nabi Sidnan Nabi Sidnan Nabi
(Sidi Muhammad Amin Khubtsi
Habibin Nabi 2x)

Sidnan Nabi Sidnan Nabi Sidnan Nabi
Sidnan Nabi Sidnan Nabi Sidnan Nabi
Sidnan Nabi Sidnan Nabi Sidnan Nabi
(Sidi Muhammad Amin Khubtsi
Habibin Nabi 2x)

La Fakhro Lil Binti Bimal Basin Wamaa
Bihi Thohallat Min Huliyyin Innama
Fakhrol Fata Libil Uluu Biuladaabi
(Labil Jamali Wal Hariri Wa dzahabi 2x)

Sidnan Nabi Sidnan Nabi Sidnan Nabi
Sidnan Nabi Sidnan Nabi Sidnan Nabi
Sidnan Nabi Sidnan Nabi Sidnan Nabi
(Sidi Muhammad Amin Khubtsi
Habibin Nabi 2x)


Shalawat Badar

Sholatullah Salamullahi
‘Alaa Thoha Rosulillah
Sholatullah Salamullahi
‘Alaa Yasiin Habibillah

Tawasalna Bibismillah
Wabil Hadi Rosulillah
Wakulli Mujahidin lillah
Bi Ahlil Badri Ya Allah

Ilahi Sallimil Ummah
Minal ’Afaati Wan Niqmah
Wamin Hammin Wamin Ghummah
Bi Ahlil Badri Ya Allah

Sholatullah Salamullahi
‘Alaa Thoha Rosulillah
Sholatullah Salamullahi
‘Alaa Yasiin Habibillah

Tawasalna Bibismillah
Wabil Hadi Rosulillah
Wakulli Mujahidin lillah
Bi Ahlil Badri Ya Allah

Ilahi fil Waakrimna
Minaili Maqoolibil Minna
Wadhof’imasa ’Atin Anna
Bi Ahlil Badri Ya Allah

Sholatullah Salamullahi
‘Alaa Thoha Rosulillah
Sholatullah Salamullahi
‘Alaa Yasiin Habibillah

Tawasalna Bibismillah
Wabil Hadi Rosulillah
Wakulli Mujahidin lillah
Bi Ahlil Badri Ya Allah


Ya Abaz Zahro

Ahmad Ya Habibi Ahmad Ya Habibi
Ahmad Ya Habibi Ya Habibi
Salam ’Alaika… Salam ’Alaika

Ya ’Aunal Ghoribi Ya Nurozzholami
Ya Syafi’al Kholqi Ya Habibi
Salam ’Alaika Salam ’Alaika

Ahmad Ya Habibi Ahmad Ya Habibi
Ahmad Ya Habibi Ya Habibi
Salam ’Alaika… Salam ’Alaika

Ya Abal Qoshimi Ya Abaz Zahro-i
Ya Jaddal Husaini Ya Habibi
Salam ’Alaika… Salam ’Alaika

Ahmad Ya Habibi Ahmad Ya Habibi
Ahmad Ya Habibi Ya Habibi
Salam ’Alaika… Salam ’Alaika

Ya Thoha Thohibi Ya Muhyil Qulubi
Ya Qurrotaini Ya Habibi
Salam ’Alaika… Salam ’Alaika

Ahmad Ya Habibi Ahmad Ya Habibi
Ahmad Ya Habibi Ya Habibi
Salam ’Alaika… Salam ’Alaika

Ya Shofwatallahi Ya Rosulallahi
Ya Habiballlahi Ya Habibi
Salam ’Alaika… Salam ’Alaika

Ahmad Ya Habibi Ahmad Ya Habibi
Ahmad Ya Habibi Ya Habibi
Salam ’Alaika… Salam ’Alaika


Ummi

Ummi Yalahnan ’Asyaqohu
Wansyidan Dauman Ansyuduhu
Fikulli Makanin Adzkuruhu…
Ummi… Ummi… Ummi… Ummi…

Ummi… Ummi… Ummi… Ummi…
Ummi… Ummi… Ummi… Ummi…

Ummi Yalahnan ’Asyaqohu
Wansyidan Dauman Ansyuduhu
Fikulli Makanin Adzkuruhu
Wa Adzhollu Adzollu Uroddiduhu

Ummi… Ummi… Ummi… Ummi…
Ummi… Ummi… Ummi… Ummi…

Ummi Ya Ruuhi Wa Hayati
Ya Bahjatan Nafsi Wal Munati
Unsi Fil Hadhiri Wal Ati
Unsi Fil Hadhiri Wal Ati

Ummi… Ummi… Ummi… Ummi…
Ummi… Ummi… Ummi… Ummi…

Allahu Ta’ala Aushoni
Fissirri Walau Fil ’Ilani
Bilbirri Laki Wal Ihsani
Bilbirri Laki Wal Ihsani

Ummi… Ummi… Ummi… Ummi…
Ummi… Ummi… Ummi… Ummi…

Ismuki Man Khusyun Fi Qolbi
Hubbuki Yahdiini Fi Darbi
Wadhu’aiyah Fadzuki Robbi
Wadhu’aiyah Fadzuki Robbi

Ummi… Ummi… Ummi… Ummi…
Ummi… Ummi… Ummi… Ummi…


Nurul Musthofa

Nurul Musthofa Nurul Musthofa
Mala Al-Akwaan Mala Al-Akwaan
Habibi Muhammad Muhammad
Muhammad Khoiril Mursalin

Allahul Jalal Athokal Jamal
Allahul Jalal Athokal Jamal
Ya Syamsal Kamal Ya Nurol ’Aini

Nurul Musthofa Nurul Musthofa
Mala Al-Akwaan Mala Al-Akwaan
Habibi Muhammad Muhammad
Muhammad Khoiril Mursalin

Kafaka Fadhlan Fil ’Ulal A’laa
Kafaka Fadhlan Fil ’Ulal A’laa
Danafatadalla Khobal Khusain

Nurul Musthofa Nurul Musthofa
Mala Al-Akwaan Mala Al-Akwaan
Habibi Muhammad Muhammad
Muhammad Khoiril Mursalin

Ya Allah Ya Badii’ Balighna Jamii’
Ya Allah Ya Badii’ Balighna Jamii’
Hadhrotasyafi Khoiri Tsaqolain

Nurul Musthofa Nurul Musthofa
Mala Al-Akwaan Mala Al-Akwaan
Habibi Muhammad Muhammad
Muhammad Khoiril Mursalin

Ya Khoiro Mu’ti Ausin Sholati
Ya Khoiro Mu’ti Ausin Sholati
Lisirridzati Nuril Kaunain

Nurul Musthofa Nurul Musthofa
Mala Al-Akwaan Mala Al-Akwaan
Habibi Muhammad Muhammad
Muhammad Khoiril Mursalin


Ya Sayyidi Ya Rasulallah

Ya Sayyidi Ya Rasulallah
Ya Man lahul Jaa ’Indallah
Innal Musii Inna Qodja’uu
Lidzambi Ya Astagfirunallah

Ya Sayyidi Ya Rasulallah
Ya Man lahul Jaa ’Indallah
Innal Musii Inna Qodja’uu
Lidzambi Ya Astagfirunallah

Ya Sayyidar Rusli Ya Thohir
Ya Ghoyatal Qoshdi Wasyani
Sholla ’Alaikal ’Alal Qodiir
Fikulli Waakhtim Wa Ahyani

Ya Sayyidi Ya Rasulallah
Ya Man lahul Jaa ’Indallah
Innal Musii Inna Qodja’uu
Lidzambi Ya Astagfirunallah

Ya Sayyidar Rusli Ya Thohir
’Abduk ‘Alaa Babikum Hami
Daim Limaan Rufiku Syakir
Fikulli Waakhtim Wa Ahyani

Ya Sayyidi Ya Rasulallah
Ya Man lahul Jaa ’Indallah
Innal Musii Inna Qodja’uu
Lidzambi Ya Astagfirunallah

Ya Ahlal Baiti Rasulillah
Ya Ahlal Karoom Wa Ahlal Wafa’
Ghitsu Ubaidan Qod Hafaa
Haair Mudhoii Ilil Ma’ad

Ya Sayyidi Ya Rasulallah
Ya Man lahul Jaa ’Indallah
Innal Musii Inna Qodja’uu
Lidzambi Ya Astagfirunallah


Annabiy Shollu ’Alaihi

Annabiy Shollu ’Alaihi
Sholawatullahi ’Alaihi
Wayam Na’ul Barokah
Kulluman Sholla ’Alaihi

Annabiy Ya Hadhirin ’Ilamu ’Ilmal Yakin
Annabiy Ya Hadhirin ’Ilamu ’Ilmal Yakin
Annarobbal ’Alamiin Faradhosholawatullahi ’Alaihi

Annabiy Shollu ’Alaihi
Sholawatullahi ’Alaihi
Wayam Na’ul Barokah
Kulluman Sholla ’Alaihi

Annabiy Ya Manhadhor Annabiy Khoirul Basyar
Annabiy Ya Manhadhor Annabiy Khoirul Basyar
Mandana Lahul Qomar Wanazal Salam ’Alaihi

Annabiy Shollu ’Alaihi
Sholawatullahi ’Alaihi
Wayam Na’ul Barokah
Kulluman Sholla ’Alaihi

Annabiy Dzakal ’Aruus Dzikruhu Yuhyi Nufuus
Annabiy Dzakal ’Aruus Dzikruhu Yuhyi Nufuus
Annashoro Wal Majus Aslamu Baina Yadaihi

Alhasan Tsumal Husain Linnabi qurrotul ’Aini
Alhasan Tsumal Husain Linnabi qurrotul ’Aini
Nuruhum Kalkaukabain Jadduhum Shollu ’Alaihi


Salamun ’Alaik

Salamun ’Alaika Ya Habiballahi
Salamun ’Alaika Ya Ya Rasulallah
Salamun ’Alaika Ya Habiballahi
Salamun ’Alaika Ya Ya Rasulallah

Salamun ’Alaika Adzkal Adzkiya-i
Salamun ’Alaika Thoha Ya Thohibi
Salamun ’Alaika Adzkal Adzkiya-i
Salamun ’Alaika Thoha Ya Thohibi

Salamun ’Alaika Ya Nurul Qulub
Salamun ’Alaika Ya Miski Wathibi
Salamun ’Alaika Ya Nurul Qulub
Salamun ’Alaika Ya Miski Wathibi
Salamun ’Alaika (2x) Ya Khotamar Rusuli

Salamun ’Alaika Dzainal Ambiya-i
Salamun ’Alaika Ashfal Ashfiya-i
Salamun ’Alaika Dzainal Ambiya-i
Salamun ’Alaika Ashfal Ashfiya-i

Salamun ’Alaika Ya Nurodz Dzholam
Salamun ’Alaika Hadil Hudaati
Salamun ’Alaika Ya Nurodz Dzholam
Salamun ’Alaika Hadil Hudaati
Salamun ’Alaika (2x) Mirobbi Samaa’i

Salamun ’Alaika Ya Abaz Zahro-i
Salamun ’Alaika Ya Jaddal Husaini
Salamun ’Alaika Ya Abaz Zahro-i
Salamun ’Alaika Ya Jaddal Husaini

Salamun ’Alaika Ya Abal Yatim
Salamun ’Alaika Ahmad Ya Habibi
Salamun ’Alaika Ya Abal Yatim
Salamun ’Alaika Ahmad Ya Habibi
Salamun ’Alaika (2x) Ya Khoirol Anaami


Ya Ghoffar

Laa Ilaha Illallah… 3x
Yuhyi Qolba Dzikrullah…

Ya Allah…
Ya Robbi Sholli Afdholis Sholawat
’Alan Nabi Mahbubana
Thoha Rasuul Muhammadun wa ’Alaihi
Shollu ’Alaihi Wasallimu

Sholallahu ’Alaa Muhammad
Wa ’Alaa Aliihi Wa Salam
Sholallahu ’Alaa Muhammad
Wa ’Alaa Aliihi Wa Salam

Allah… Allah…
’Alaikum Bisyukrillahi Ya Khoirol Umatin
Allah… Allah…
Bijahil Nabiy Mukhtarol Zainal Anbiyai
Allah… Allah…
Sholatun Wataslimun Wa Azka tahiatin
Allah… Allah…
‘Alal Musthofa Mukhtari Khoirol Bariyati
Allah… Allah…

Ya Arhamarrohimin Irhmana…
Ya Arhamarrohimin Irhamna…
Wa’afina Wa’fuanna Wa’alaa Tho’atika
Wa Syukrika… Inna…

Astagfirullah… Astaghfirullah…
Astagfirullah… Astaghfirullah…
Astagfirullah… Astaghfirullah…
Allahu Akbar Allahu Akbar


Maulaya

Maulaya Maulaya Maulaya Maulaya
Allah Ya Rasulallah Allah Ya Rasulallah
Maulaya Maulaya Maulaya Maulaya
Allah Ya Habiballah Allah Ya Habiballah

Sakantum Fu’adi Warobbul ’Ibad
Sakantum Fu’adi Warobbul ’Ibad
Wantum Muna’i Wa Aqhsol Murod
Wantum Muna’i Wa Aqhsol Murod

Maulaya Maulaya Maulaya Maulaya
Allah Ya Rasulallah Allah Ya Rasulallah
Maulaya Maulaya Maulaya Maulaya
Allah Ya Habiballah Allah Ya Habiballah

Fahal Tus’iduni Bishofwil Widad
Fahal Tus’iduni Bishofwil Widad
Wahal Tamnahuni Syariefal Maqoom
Wahal Tamnahuni Syariefal Maqoom

Maulaya Maulaya Maulaya Maulaya
Allah Ya Rasulallah Allah Ya Rasulallah
Maulaya Maulaya Maulaya Maulaya
Allah Ya Habiballah Allah Ya Habiballah

Amutu Wa Ahya ‘Alaa Hubbikum
Amutu Wa Ahya ‘Alaa Hubbikum
Wazurri Ladaikum Wa Izzi Bikum
Wazurri Ladaikum Wa Izzi Bikum

Maulaya Maulaya Maulaya Maulaya
Allah Ya Rasulallah Allah Ya Rasulallah
Maulaya Maulaya Maulaya Maulaya
Allah Ya Habiballah Allah Ya Habiballah

Farobbi Rohiemun Kariemun Wadud
Farobbi Rohiemun Kariemun Wadud
Yajuzu ’Ala ManYasyabil Maroom
Yajuzu ’Ala ManYasyabil Maroom


Marhaban Ya Nurul Aini

Marhaban Ya Nurol ’Aini
Marhaban Marhaban
Marhaban Jaddal Husaini
Marhaban Marhaban

Izhabana Biwujudin
Marhaban Marhaban
Musthofal Hadi Muhammad
Marhaban Marhaban

Ya Rasulallahi Ahlan Bika
Inna Bika Nus’ad
Wabijahih Ya Ilahi
Jud Wabaligh Kulla Maqsod

Ya Nabi Salam ’Alaika
Ya Rasul Salam ’Alaika
Ya Habib Salam ’Alaika
Sholawatullah ’Alaika

Wahdinan Nahja Sabilih
Kaibihim Nus’ad Wa Nursyad
Robbi Balighna Bijahih
Fijiwarih Khoiro Maq’aat

Asyroqol Kaunub Tihaja
Biwujudil Musthofa Ahmad
Wali Ahli Kauni Unsun
Wa Suruun Qod Tajaddal

Allah Ya Nabi Salam ’Alaika
Ya Rasul Salam ’Alaika
Ya Habib Salam ’Alaika
Sholawatullah ’Alaika

Fathrobu Ya Ahlan Masani
Fahazhoru Yummi Ghorrod
Wastahidu Bijamalin
Fauqo Fil Husni Tafarrod

Marhaban Marhaban Ya Nurol ’Aini
Marhaban Marhaban Jaddal Husaini
Marhaban Walanal Busyro Bisa’din
Marhaban Mustamirin Laisa Yanfat

Marhaban Marhaban Ya Nurol ’Aini
Marhaban Marhaban Jaddal Husaini
Marhaban Haitsu Utina Atho’an
Marhaban Jama’al Fakhrol Mu’abbad

Falirobbi Kullu Hamdin
Marhaban Marhaban
Jala’al Ya Surohul’ad
Marhaban Marhaban

Marhaban Ya Nurol ’Aini
Marhaban Marhaban
Marhaban Jaddal Husaini
Marhaban Marhaban

Ya Rasulallahi Ahlan Bika
Inna Bika Nus’ad
Wabijahih Ya Ilahi
Jud Wabaligh Kulla Maqsod

Ya Nabi Salam ’Alaika
Ya Rasul Salam ’Alaika
Ya Habib Salam ’Alaika
Sholawatullah ’Alaika

Washolatullahi Taghsya
Asyrofal Rusli Muhammad
Washolatullahi Taghsya
Asyrofal Rusli Muhammad

Sholallahu ’Alaa Muhammad Marhaban
Sholallahu ’Alaihi Wa Salam Marhaban Sholallahu ’Alaa Muhammad Marhaban
Sholallahu ’Alaihi Wa Salam Marhaban

Wasalamun Mustamirun
Kulla Hinni Ya Tajaddal
Sholallahu ’Alaa Muhammad Marhaban
Sholallahu ’Alaihi Wa Salam Marhaban


Ya Zahro

Ya Zahro-u Ya Zahro
Ya Zahro-u Ya Zahro
Ya Zahro-u Ya Zahro
Ya Zahro-u Ya Zahro

(Zahro-u Nuru ’Aini
Man Hadzaha Yu’dzini 2x)
Hakadza Qolarrasul
Fathimah Antil Batul

Ya Zahro-u Ya Zahro
Ya Zahro-u Ya Zahro
Ya Zahro-u Ya Zahro
Ya Zahro-u Ya Zahro

(Fathimah Laki Hubbi
Walaki Khotwu Darbi 2x)
(Yanmu Dauman Fi Qolbi 2x)
Hubbu Fathimal Batul

Ya Zahro-u Ya Zahro
Ya Zahro-u Ya Zahro
Ya Zahro-u Ya Zahro
Ya Zahro-u Ya Zahro

Ilahi Zidfi Umri Ma Baqitu Mindahri
Ilahi Zidfi Umri Ma Baqitu Mindahri
Hubbun Fi Qolbi Yajri
Hubbu Fathimal Batul

Ya Zahro-u Ya Zahro
Ya Zahro-u Ya Zahro
Ya Zahro-u Ya Zahro
Ya Zahro-u Ya Zahro

(Shollu ’Alaa Thohaz Zaini
Bimaulid Ummil Hasanain 2x)
(Nurun Sati’un Mubin 2x)
Fathimah Antil Batul


Allah Allah

Allahu Allah Lamma Nadani Huwwa
Fashirtu ’Abdan Mamlukan Lahu Huwa

( Khoirol Bariyah Nazhroh ’Ilayya
Ma Anta Illa Kanzul ’Athiyyah 2x)

Allahu Allah Lamma Nadani Huwwa
Fashirtu ’Abdan Mamlukan Lahu Huwa

(Inni Muhibbun Bidzikri Ahmad
Basyir Muhibban Walau Biruuya 2x)

La Ilaha Illallah Allah Allah Ya Maulana
La Ilaha Illallah Allahu Ghofarrudzunub
Ya Rasulallahi Ya Man Hubbuhu Yasyfisiqom
Anta Wa Allahi Syafi’u lilWaro Yaumaz Ziham

La Ilaha Illallah Allah Allah Ya Maulana
La Ilaha Illallah Allahu Ghofarrudzunub

Nahnu Zurna Bihimakum
Wa Allah Ya Khoirol Anam
Anta Badrun Anta Syamsun
Anta Nuurun Ya Imam

La Ilaha Illallah Allah Allah Ya Maulana
La Ilaha Illallah Allahu Ghofarrudzunub

Allah Allah Al-Madad Ya Rasulallah
Yadimal Jah ’Alaika Sholawatullah

Antal Ma’ruf Bil Judil Mukhlidh Dhuyuf
Inni Malhuf Akhidzni Bihaqillah…

Antal Habibul ’Adzhom Sirrul Mujiib
Hasya Yakif Man Lana Bi Rasulillah

Shohibal Khodro Akrimna Minka Binzroh
Wa Abaz Zahro Wal Qosim Wa Abdillah

Allah Allah Al-Madad Ya Rasulallah
Yadimal Jah ’Alaika Sholawatullah

Laka Ya Robb

Laka Ya Robbi Usholli
Wa Uhibbul Qoo Imiin
Wa Du’ai Wa Roja-i
Ya Ilahal ’Alamiin

Lastu Aqdho Lisiwaka
Wa Ana Tho’u Hudaka
Wa ’Aduwwul Li’idaka
Wa ’Aduwwul Kafirin

Laka Ya Robbi Usholli
Wa Uhibbul Qoo Imiin
Wa Du’ai Wa Roja-i
Ya Ilahal ’Alamiin

Fisholati Wa Khusyu’i
Fisujudi Wa Ruku’i
Fi Qiyami Wa Khudu’i
Aslukud Darbal Mubin

Laka Ya Robbi Usholli
Laka Ya Robbi Usholli…

Innani Ahwa Sholati
Innaha Nuru Hayati
Wasabili Linajati
Fisabilil Muttaqin

Laka Ya Robbi Usholli
Wa Uhibbul Qoo Imiin
Wa Du’ai Wa Roja-i
Ya Ilahal ’Alamiin

Robbi Ya Robbi Taqobbal
Sholawati Wa Tafadhol
Laka Inni Atawasal
Bikhitamil Mursalin

Laka Ya Robbi Usholi
Laka Ya Robbi Usholi…
Laka Ya Robbi Usholi
Laka Ya Robbi Usholi…